Wednesday, September 14, 2005

Menangis Semalam

inginnya tutup buku.
tak ingin lagi mengingat apapun. siapapun.
tapi tengah malam tadi airmata kembali tumpah. ruah.
ingat sesuatu. seseorang.
yang sungguh ingin bisa gue bebaskan pikiran gue sendiri dari segala kenangan dan harapan yang pernah terbentuk.
benci dan dendam tak bisa lagi dihempaskan. mungkin juga sedikit rasa rindu.
bikin sesak dan rasa sakit yang melelahkan.
tak bisakah kita melangkah tanpa mengingat masa lalu?!

No comments: