Friday, September 09, 2005

Mandala Crush

meski gue kadang berangan-angan berada dalam suatu perjalanan untuk tak kembali,
namun sungguh gue gak ingin berada sebagai salah satu penumpang yang tubuhnya hancur lebur (beberapa bahkan tak teridentifikasi) dalam bencana kegagalan take off pesawat mandala di bandara polonia medan senin pagi 5 september lalu.

yang menyesakkan adalah, pesawat tersebut meledak di udara dan tubuhnya menimpa perumahan padat peduduk di padang bulan yang jaraknya hanya sekitar 100 meter saja dari bandara.

bagaimana menyaksikan tubuh yang tak tau menahu apa yang sebelumnya terjadi untuk kemudian hancur terbakar tertimba sesuatu ang tak dikehendaki?
apa salah manusia-manusia ini?

meski kadang gue suka ngelamun bila tengah berada dalam suatu perjalanan dan berharap kendaraan yang tengah gue tumpangi melaju pada tujuan yang tak tentu, namun percayalah gue gak ingin menjadi salah satu penumpang yang mati sia-sia seperti itu.

meski kadang gue ingin mati dan berada dalam perjalanan yang tak pernah kembali, tapi gue gak pernah ingin tubuh gue ditemukan dalam kondisi yang hancur, rusak, dan mengenaskan seperti itu.

inikah mati secara "husnul khatimah" yang gue idam-idamkan itu?
adakah doanya?

No comments: